Panduan Sitasi APA Style: Format dan Contoh Lengkap

Sitasi APA adalah gaya penulisan referensi akademik yang diterbitkan oleh American Psychological Association dan mewajibkan pencantuman nama penulis serta tahun terbit di dalam teks maupun daftar pustaka. Gaya ini dirancang secara spesifik untuk mempermudah pembaca melacak sumber literatur ilmiah yang digunakan dalam sebuah karya tulis.

Bagaimana Cara Menulis In-Text Citation APA Style?

Penulisan sitasi dalam teks atau in-text citation untuk APA style dilakukan dengan mencantumkan nama belakang penulis dan tahun publikasi yang dipisahkan oleh tanda koma di dalam tanda kurung. Ketika mahasiswa menyusun naskah skripsi, penerapan format ini harus disesuaikan secara presisi dengan jumlah penulis agar tidak terjadi kesalahan penulisan sitasi akademik.

Untuk sumber dengan satu penulis, format yang wajib digunakan adalah mencantumkan nama keluarga diikuti tahun, contohnya (Smith, 2022). Apabila nama penulis sudah disebutkan secara langsung di dalam kalimat, tahun terbit diletakkan di dalam kurung tepat setelah nama tersebut, seperti Smith (2022) menyatakan bahwa…

Jika referensi memiliki dua penulis, kedua nama harus selalu dicantumkan setiap kali sumber tersebut dikutip, dengan menggunakan kata ‘dan’ untuk menghubungkan kedua nama dalam narasi atau menggunakan simbol ampersand (&) di dalam tanda kurung. Contoh penulisan dalam tanda kurung adalah (Johnson & Lee, 2020), sedangkan dalam narasi kalimat menjadi Johnson dan Lee (2020) menemukan bahwa…

Untuk sumber yang ditulis oleh tiga orang penulis atau lebih, mahasiswa cukup mencantumkan nama belakang penulis pertama diikuti dengan singkatan et al. dan tahun publikasi sejak sitasi pertama kali kemunculannya dalam naskah. Format baku penulisan ini adalah (Brown et al., 2021) atau Brown et al. (2021) mengemukakan argumen bahwa…

Bagaimana Format Daftar Pustaka APA Style untuk Buku dan Jurnal?

Format daftar pustaka APA style untuk buku disusun menggunakan urutan nama belakang penulis, inisial nama depan, tahun terbit dalam kurung, judul buku yang dicetak miring, kota penerbit, dan nama penerbit. Ketentuan ini wajib dipatuhi agar susunan daftar referensi akhir skripsi terlihat profesional dan sesuai standar ilmiah nasional maupun internasional.

Sebagai contoh konkret penulisan buku, formatnya adalah: Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Perhatikan bahwa huruf kapital hanya digunakan pada awal kalimat judul dan setelah tanda titik dua, sementara seluruh judul buku wajib ditulis dalam format miring.

Sementara itu, format daftar pustaka untuk jurnal ilmiah memiliki sedikit perbedaan karena harus menyertakan nama artikel, nama jurnal yang dicetak miring, nomor volume, nomor isu, rentang halaman, serta Digital Object Identifier (DOI) jika tersedia. Contoh penulisan referensi jurnal adalah sebagai berikut: Prasetyo, B., & Rahmawati, D. (2021). Analisis kinerja keuangan perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 12(3), 145-160. https://doi.org/10.1234/jak.v12i3.5678

Apa Saja Aturan Penulisan Sitasi APA Edisi ke-7?

Aturan penulisan sitasi APA edisi ketujuh menghapus kewajiban pencantuman kota penerbit dalam referensi buku serta memperluas penggunaan format et al. untuk sumber dengan tiga penulis atau lebih. Pembaruan panduan resmi ini dirilis untuk menyederhanakan proses pengutipan sumber digital yang semakin mendominasi literatur penelitian modern.

Perbandingan Aturan Sitasi APA Edisi 6 dan Edisi 7
Komponen Referensi APA Edisi 6 APA Edisi 7
Jumlah Penulis di In-Text (3+ penulis) Ditulis lengkap di awal, et al. pada kemunculan berikutnya Menggunakan et al. sejak kemunculan pertama
Lokasi Penerbit Buku Wajib dicantumkan (Kota, Negara Bagian/Negara) Dihapus total dari daftar pustaka
Format Sumber Buku E-Book Menyebutkan platform e-book (Kindle, dsb.) Diperlakukan sama seperti buku cetak biasa
Jumlah Maksimal Penulis di Daftar Pustaka Hingga 7 penulis dicantumkan semua Hingga 20 penulis dicantumkan sebelum pakai ellipsis

Bagaimana Cara Mengutip Sumber Tanpa Nama Penulis?

Pengutipan sumber tanpa nama penulis dilakukan dengan menggunakan beberapa kata pertama dari judul dokumen serta tahun terbit di dalam tanda kurung untuk in-text citation. Jika sumber tersebut berupa artikel web resmi dari organisasi, nama organisasi dapat bertindak sebagai penulis pengganti.

Sebagai contoh, apabila sebuah artikel tanpa pengarang berjudul Panduan Akademik Universitas diterbitkan pada tahun 2022, maka format sitasi dalam teksnya menjadi (“Panduan Akademik,” 2022). Dalam daftar pustaka, entri tersebut harus diurutkan berdasarkan huruf awal dari judul dokumen yang dijadikan sebagai entri utama.

Apabila sumber berasal dari lembaga resmi seperti Kementerian Pendidikan, penulisan nama penulis dalam sitasi dapat langsung menggunakan nama instansi tersebut. Contoh penulisan institusional adalah (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2020) untuk penggunaan pertama maupun pengutipan berikutnya dalam naskah skripsi.

Pertanyaan Umum

Apa kepanjangan dari APA Style?

APA style adalah singkatan dari American Psychological Association style, yaitu format penulisan sitasi dan daftar referensi baku yang dikembangkan oleh organisasi psikologi Amerika Serikat untuk karya ilmiah.

Bagaimana menulis sitasi dari internet tanpa nama penulis?

Sitasi internet tanpa nama penulis ditulis dengan mencantumkan judul artikel singkat dalam tanda kutip diikuti tahun terbit di dalam tanda kurung.

Apakah edisi terbaru APA style saat ini?

Edisi terbaru dan yang paling banyak digunakan saat ini adalah APA Publication Manual edisi ketujuh yang resmi dirilis pada tahun 2019.

Menyusun sitasi dan daftar referensi dengan teliti sangat menentukan kualitas naskah ilmiah Anda agar terhindar dari plagiasi. Jika Anda memerlukan bantuan profesional untuk merapikan format penulisan, Anda bisa memanfaatkan layanan jasa daftar pustaka skripsi dari jurnalskripsi.net agar penelitian Anda selesai tepat waktu.

Butuh bantuan langsung untuk kasus Anda? Lihat jasa daftar pustaka skripsi →