Sebelum data kuesioner dianalisis lebih lanjut, setiap item pertanyaan wajib melewati uji validitas. Tujuannya sederhana: memastikan setiap pertanyaan benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur, bukan hal lain yang tidak relevan dengan variabel penelitian.
Metode yang Paling Umum Dipakai
Untuk skripsi dengan skala Likert, metode yang paling sering digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment, yaitu mengorelasikan skor tiap item dengan skor total variabel. Item dianggap valid jika nilai korelasinya signifikan dan berada di atas nilai r tabel.
Langkah-Langkah di SPSS
- Pastikan data kuesioner sudah di-input sesuai urutan item (misalnya X1.1, X1.2, X1.3, dst.) ditambah kolom skor total per variabel.
- Klik Analyze → Correlate → Bivariate.
- Masukkan seluruh item pertanyaan beserta kolom skor total ke kotak Variables.
- Centang Pearson pada Correlation Coefficients, lalu klik OK.
- SPSS akan menampilkan matriks korelasi antar semua item dan skor total.
Cara Membaca Output
Fokus pada baris/kolom skor total. Ada dua hal yang perlu dilihat pada tiap item:
| Indikator | Syarat Valid |
|---|---|
| Nilai r hitung (Pearson Correlation) | Lebih besar dari r tabel (misalnya df=98, r tabel ≈ 0,197 pada taraf 5%) |
| Signifikansi (Sig. 2-tailed) | Kurang dari 0,05 |
Nilai r tabel berbeda-beda tergantung jumlah responden (degree of freedom = n-2). Jika kedua syarat terpenuhi, item dinyatakan valid. Item yang tidak memenuhi salah satu syarat sebaiknya dipertimbangkan untuk direvisi atau dihapus dari instrumen sebelum lanjut ke uji reliabilitas.
Apa yang Dilakukan Jika Ada Item Tidak Valid
- Periksa kembali kalimat pertanyaan — kemungkinan pertanyaan ambigu atau tidak sesuai konteks responden.
- Jika item hanya sedikit yang gugur dan indikator variabel masih terwakili, item tersebut bisa dihapus dari analisis selanjutnya.
- Jika banyak item gugur, pertimbangkan uji coba (pilot test) ulang pada kelompok responden kecil sebelum penyebaran kuesioner utama.
Pertanyaan Umum
Berapa jumlah responden minimal untuk uji validitas?
Untuk uji coba instrumen (pilot test), umumnya digunakan 20-30 responden sebelum kuesioner disebar ke sampel penuh. Namun ini tergantung pedoman metodologi yang digunakan di kampus masing-masing.
Apakah item yang tidak valid harus selalu dihapus?
Tidak selalu. Selama indikator variabel masih terwakili oleh item lain yang valid, item yang gugur dapat dihapus. Jika item tersebut krusial secara teori, sebaiknya direvisi redaksinya dan diuji ulang.