Rumus Slovin: Pengertian, Cara Hitung, dan Contoh Sampel

Rumus slovin adalah sebuah formula matematis yang digunakan untuk menghitung ukuran sampel minimal dari suatu populasi yang diketahui jumlahnya, agar data yang diambil dari sampel tersebut dapat mewakili populasi secara akurat dalam penelitian ilmiah.

Apa Pengertian Rumus Slovin dan Kapan Harus Digunakan?

Rumus slovin adalah metode penghitungan besar sampel kuantitatif yang dikembangkan oleh Stanley Slovin pada tahun 1960, yang umumnya dipakai ketika peneliti memiliki keterbatasan waktu dan tenaga untuk meneliti seluruh anggota populasi. Rumus ini sangat ideal digunakan untuk jenis penelitian survey kuantitatif di mana karakteristik populasi sudah diketahui secara pasti (populasifinite). Penggunaan rumus ini menuntut peneliti untuk menetapkan batas toleransi kesalahan atau yang biasa disebut dengan nilai error margin terlebih dahulu sebelum mulai menghitung.

Bagaimana Bentuk Persamaan Matematis Rumus Slovin?

Bentuk persamaan matematis rumus slovin dinyatakan melalui formula $n = N / (1 + N(e^2))$, di mana huruf $n$ melambangkan ukuran sampel yang dicari, huruf $N$ menyatakan ukuran total populasi penelitian, dan huruf $e$ merupakan nilai tingkat kesalahan atau presisi yang dapat ditoleransi oleh peneliti.

Dalam penerapannya, nilai tingkat kesalahan $e$ umumnya ditentukan sebesar 5 persen atau 0,05 untuk riset bidang sosial dan pendidikan yang menuntut tingkat presisi tinggi. Namun, bagi penelitian dengan populasi yang sangat luas atau memiliki keterbatasan sumber daya yang signifikan, peneliti terkadang menggunakan nilai tingkat kesalahan sebesar 10 persen atau 0,1. Semakin kecil nilai tingkat kesalahan yang dipilih oleh peneliti, maka jumlah sampel minimal yang harus diteliti akan semakin besar.

Bagaimana Langkah-Langkah Menghitung Sampel dengan Rumus Slovin?

Langkah-langkah menghitung sampel dengan rumus slovin melibatkan proses identifikasi populasi, penentuan batas error, memasukkan angka ke rumus, dan melakukan pembulatan hasil akhir.

Berikut adalah rincian langkah operasional yang dapat diikuti oleh mahasiswa:

  • Menentukan jumlah total populasi penelitian secara pasti di lapangan.
  • Menetapkan batas toleransi kesalahan yang diinginkan, misalnya 0,05 atau 5 persen.
  • Mengkuadratkan nilai batas toleransi kesalahan tersebut.
  • Mengalikan hasil kuadrat kesalahan dengan jumlah total populasi.
  • Menambahkan angka satu pada hasil perkalian tersebut sebagai bagian dari penyebut.
  • Membagi jumlah total populasi dengan hasil penyebut untuk mendapatkan angka sampel mentah.
  • Melakukan pembulatan ke atas pada angka desimal sampel agar jumlah responden aman dan genap.

Contoh Kasus Perhitungan Sampel Penelitian

Contoh kasus perhitungan sampel penelitian dapat dilihat ketika seorang mahasiswa ingin meneliti kepuasan mahasiswa di sebuah universitas yang memiliki total populasi sebanyak 1000 orang mahasiswa aktif dengan tingkat kesalahan ditetapkan sebesar 5 persen.

Berdasarkan data tersebut, diketahui nilai $N$ adalah 1000 dan nilai $e$ adalah 0,05. Langkah pertama adalah mengkuadratkan nilai $e$, yaitu 0,05 dikali 0,05 yang menghasilkan angka 0,0025. Selanjutnya, kalikan 0,0025 dengan jumlah total populasi 1000, yang menghasilkan angka 2,5. Tambahkan angka 1 pada hasil tersebut sehingga penyebutnya menjadi 3,5. Terakhir, bagi angka 1000 dengan 3,5 yang menghasilkan angka sekitar 285,71. Setelah dilakukan pembulatan ke atas, maka ukuran sampel minimal yang harus diambil oleh mahasiswa tersebut adalah sebanyak 286 responden.

Tingkat Kesalahan (e) Rumus Kalkulasi Jumlah Sampel dari Populasi 1.000
1 persen (0,01) 1000 / (1 + 1000(0,0001)) 917 responden
5 persen (0,05) 1000 / (1 + 1000(0,0025)) 286 responden
10 persen (0,10) 1000 / (1 + 1000(0,01)) 91 responden

Apa Saja Batasan dan Kelemahan Rumus Slovin?

Apa saja batasan dan kelemahan rumus slovin meliputi ketidaksesuaiannya untuk populasi heterogen yang kompleks serta asumsi bahwa seluruh populasi memiliki peluang yang seragam. Rumus slovin tidak memperhitungkan tingkat variasi atau keragaman di dalam populasi itu sendiri, sehingga kurang tepat jika diterapkan pada populasi yang karakternya sangat beragam atau berstrata. Selain itu, rumus ini tidak boleh dipakai apabila jumlah populasi target penelitian sejak awal memang tidak diketahui secara pasti oleh peneliti di lapangan.

Oleh karena itu, peneliti disarankan untuk memahami karakteristik data terlebih dahulu sebelum memutuskan menggunakan formula ini. Jika menemui hambatan dalam menentukan metode sampling atau pengolahan data bab metodologi, mahasiswa dapat memanfaatkan layanan jasa konsultasi penelitian untuk mendampingi proses penyusunan skripsi secara profesional.

Pertanyaan Umum

Kapan rumus slovin digunakan dalam penelitian?

Rumus slovin digunakan ketika peneliti ingin menentukan ukuran sampel minimal dari populasi yang jumlahnya sudah diketahui secara pasti untuk penelitian kuantitatif berbasis survei.

Berapa batas toleransi kesalahan yang biasa dipakai dalam rumus slovin?

Batas toleransi kesalahan yang paling umum digunakan adalah 5 persen atau 0,05 untuk riset sosial, serta 1 persen untuk riset yang memerlukan tingkat ketelitian sangat tinggi.

Apakah hasil perhitungan rumus slovin harus dibulatkan?

Hasil perhitungan rumus slovin yang berupa angka desimal harus selalu dibulatkan ke atas agar jumlah sampel minimal terpenuhi dan tidak kurang dari ketentuan matematis.

Butuh bantuan langsung untuk kasus Anda? Lihat jasa konsultasi penelitian →