Cara Penulisan Sitasi Chicago Manual of Style yang Benar

Sitasi Chicago adalah format pengutipan standar yang dikembangkan oleh University of Chicago Press, yang umumnya menggunakan catatan kaki atau catatan akhir serta halaman daftar pustaka untuk menuliskan sumber referensi ilmiah dalam karya tulis akademik.

Apa itu gaya penulisan sitasi Chicago?

Gaya penulisan sitasi Chicago adalah metode pengutipan pustaka akademik yang memiliki dua sistem utama, yaitu sistem catatan dan bibliografi (notes and bibliography) yang lazim dipakai dalam rumpun ilmu humaniora, serta sistem penulis-tahun (author-date) yang sering digunakan dalam ilmu sosial.

Bagaimana cara menulis footnote Chicago Style?

Cara menulis footnote atau catatan kaki dalam Chicago Style dilakukan dengan menyematkan nomor angka superscript di akhir kalimat kutipan, lalu menuliskan keterangan lengkap sumber pada bagian bawah halaman dengan urutan nama depan penulis, judul karya, kota penerbit, penerbit, tahun terbit, dan nomor halaman.

Dalam dunia penulisan ilmiah di Indonesia, mahasiswa sering kali merasa kebingungan ketika harus menerapkan berbagai macam gaya pengutipan yang dipersyaratkan oleh perguruan tinggi masing-masing. Format Chicago ini menuntut ketelitian yang tinggi karena membedakan secara tegas bentuk penulisan antara sumber dari buku teks, jurnal ilmiah daring, majalah, hingga wawancara langsung. Oleh karena itu, memahami prinsip dasar dari sistem catatan kaki menjadi kunci utama agar naskah skripsi Anda terhindar dari kesalahan plagiasi.

Sistem Notes and Bibliography sangat disukai dalam bidang sejarah, sastra, dan seni karena memungkinkan penulis memberikan catatan penjelas tambahan tanpa mengganggu alur kalimat utama di dalam paragraf. Sementara itu, sistem Author-Date lebih mirip dengan gaya APA atau Harvard yang mencantumkan nama belakang penulis dan tahun terbit di dalam kurung di tubuh teks, diikuti daftar pustaka di akhir dokumen penelitian.

Format dasar penulisan footnote dan bibliografi Chicago

Format dasar penulisan footnote dan bibliografi Chicago dibedakan berdasarkan jenis sumber referensi yang digunakan oleh peneliti dalam menyusun bab tinjauan pustaka skripsi.

Jenis Sumber Format Catatan Kaki (Footnote) Format Daftar Pustaka (Bibliography)
Buku Cetak 1. John Doe, Judul Buku (Jakarta: Pustaka Utama, 2020), 45. Doe, John. Judul Buku. Jakarta: Pustaka Utama, 2020.
Jurnal Online 2. Jane Smith, “Judul Artikel,” Jurnal Ilmiah 10, no. 2 (2021): 112, DOI. Smith, Jane. “Judul Artikel.” Jurnal Ilmiah 10, no. 2 (2021): 100-120. DOI.
Situs Web 3. Ahmad Fauzi, “Judul Artikel Web,” Diakses 12 Mei 2023, URL. Fauzi, Ahmad. “Judul Artikel Web.” Diakses 12 Mei 2023. URL.

Perbedaan paling mendasar antara catatan kaki dan daftar pustaka dalam gaya Chicago terletak pada urutan nama pengarang. Pada catatan kaki, nama depan penulis ditulis secara normal seperti biasa, sedangkan pada daftar pustaka, nama belakang penulis diletakkan di depan dan diikuti tanda koma sebelum nama depannya. Selain itu, tanda kurung yang mengapit informasi penerbitan hanya muncul di dalam catatan kaki, sementara di daftar pustaka informasi tersebut dipisahkan menggunakan tanda titik.

Bagaimana aturan penulisan nama penulis dalam Chicago Style?

Aturan penulisan nama penulis dalam Chicago Style mewajibkan pencantuman nama lengkap depan dan belakang untuk penulis tunggal pada catatan kaki pertama, namun cukup mencantumkan nama belakang dan depan secara terbalik dengan tanda koma pada daftar pustaka.

Jika sumber referensi yang Anda gunakan ditulis oleh dua atau tiga orang pengarang, maka semua nama penulis harus dicantumkan baik di dalam catatan kaki maupun di dalam daftar pustaka sesuai urutan aslinya di sampul buku atau jurnal. Namun, jika karya tersebut ditulis oleh lebih dari tiga orang pengarang, Anda cukup menuliskan nama penulis pertama diikuti dengan singkatan et al. atau dkk. pada catatan kaki, meskipun beberapa panduan mutakhir terkadang meminta pencantuman seluruh nama dalam daftar pustaka tergantung pada kebijakan institusi akademik Anda.

Penggunaan singkatan Ibid. atau ibidem sempat menjadi ciri khas utama dalam penulisan catatan kaki Chicago edisi lama ketika mengutip sumber yang sama secara berturut-turut tanpa diselingi sumber lain. Akan tetapi, dalam edisi terbaru Chicago Manual of Style, penggunaan Ibid. sudah mulai dikurangi dan digantikan dengan penyebutan nama singkat penulis serta judul pendek karya tersebut agar pembaca lebih mudah melacak sumber rujukan secara langsung tanpa harus membolak-balik halaman sebelumnya.

Bagaimana cara mengutip sumber tanpa tahun atau tanpa penulis?

Cara mengutip sumber tanpa tahun dalam Chicago Style adalah dengan menuliskan singkatan “n.d.” (no date) pada bagian tahun terbit, sedangkan untuk sumber tanpa nama penulis, Anda dapat langsung memulai entri catatan kaki atau daftar pustaka menggunakan judul dokumen tersebut.

Ketelitian dalam mencatat setiap detail bibliografis sejak awal pencarian literatur akan sangat membantu Anda menghemat banyak waktu ketika menyusun bab demi bab penelitian. Mahasiswa sering kali mengalami kendala teknis penulisan referensi menjelang batas akhir pengumpulan tugas akhir akibat kecerobohan dalam mencatat halaman atau tahun terbit buku rujukan. Jika Anda mengalami kesulitan serupa dalam merangkum dan menata daftar pustaka, Anda bisa memanfaatkan layanan profesional termasuk jasa mencari referensi skripsi untuk memastikan seluruh kutipan sudah sesuai kaidah akademik yang berlaku.

Pertanyaan Umum

Apa beda format Chicago sistem catatan dan sistem author-date?

Sistem catatan menggunakan footnote atau endnote serta bibliografi yang populer di bidang humaniora, sedangkan sistem author-date menggunakan sisipan teks berupa nama penulis dan tahun terbit di dalam kurung yang mirip dengan gaya APA.

Apakah wajib menggunakan Ibid. dalam Chicago Manual of Style?

Penggunaan Ibid. sudah tidak lagi diwajibkan secara ketat dalam edisi terbaru Chicago Manual of Style, dan sering kali digantikan dengan penyebutan nama belakang penulis serta judul pendek untuk memperjelas sumber kutipan.

Bagaimana cara menulis nomor halaman dalam catatan kaki Chicago?

Nomor halaman ditulis di bagian paling akhir dari catatan kaki setelah tanda kurung tutup informasi penerbitan, langsung diikuti dengan tanda titik tanpa perlu menambahkan singkatan hal. atau p.

Butuh bantuan langsung untuk kasus Anda? Lihat jasa mencari referensi skripsi →