Gaya sitasi APA edisi 7 adalah format penulisan rujukan akademis yang diterbitkan oleh American Psychological Association untuk menyusun kutipan dalam teks serta daftar pustaka secara konsisten. Format APA *style* versi terbaru ini menyederhanakan aturan penulisan sumber daring, menghilangkan lokasi penerbit, dan memperluas batas penulisan daftar penulis hingga 20 orang sebelum diringkas.
Apa Perbedaan Utama APA Edisi 6 dan APA Edisi 7?
Perbedaan paling menonjol antara edisi keenam dan ketujuh terletak pada penghilangan kota penerbit buku, penulisan jumlah pengarang hingga 20 orang pada daftar pustaka, serta pelonggaran aturan format huruf miring untuk judul situs web. Perubahan ini dirancang agar penulisan referensi menjadi jauh lebih ringkas dan relevan dengan era digital saat ini.
Selain itu, format penulisan sumber dari internet kini tidak lagi memerlukan frasa ‘Diambil dari’ atau ‘Retrieved from’, melainkan langsung mencantumkan tautan URL atau DOI yang aktif. Penulisan jenis media sosial seperti cuitan di platform X atau unggahan Instagram juga telah diatur secara resmi dalam edisi terbaru ini agar mahasiswa tidak kesulitan merujuk data digital.
Bagaimana Cara Menulis Kutipan Dalam Teks APA 7?
Cara menulis kutipan dalam teks untuk gaya sitasi APA edisi 7 menggunakan format nama belakang penulis diikuti tahun terbit, dan nomor halaman jika mengutip kutipan langsung. Aturan dasar ini berlaku untuk berbagai jenis sumber literatur yang Anda gunakan dalam naskah skripsi.
Untuk kutipan naratif, nama penulis berada di dalam kalimat, sedangkan tahun terbit diletakkan di dalam tanda kurung di belakangnya. Contoh penulisan kutipan naratif adalah: Menurut Prasetyo (2023), metode analisis regresi linier berganda mampu menjelaskan variasi variabel terikat dengan sangat baik.
Untuk kutipan parentetik, nama penulis dan tahun terbit diletakkan sepenuhnya di dalam tanda kurung pada akhir kalimat. Contoh penulisan kutipan parentetik adalah: Analisis data kuantitatif memerlukan ketelitian tinggi agar hasil uji hipotesis tidak keliru (Prasetyo, 2023).
Bagaimana Format Penulisan Daftar Pustaka APA 7?
Format penulisan daftar pustaka APA 7 disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis dengan menggunakan sistem *hanging indent* atau indentasi menggantung pada baris kedua dan seterusnya. Setiap jenis sumber memiliki pola penyusunan yang spesifik namun tetap berpedoman pada struktur dasar penulis, tahun, judul, dan sumber.
| Jenis Sumber | Format Dasar Penulisan | Contoh Singkat |
|---|---|---|
| Buku Teks | Nama, A. (Tahun). Judul buku. Penerbit. | Sugiyono. (2022). Metode Penelitian. Alfabeta. |
| Jurnal Ilmiah | Nama, A. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, Vol(No), halaman. DOI | Hidayat, R. (2023). Analisis data. Jurnal Ekonomi, 4(2), 112-120. https://doi.org/… |
| Situs Web | Nama, A. (Tahun, Bulan Tanggal). Judul artikel. Nama Situs. URL | Kemenkes. (2023, Januari 10). Data kesehatan. Sehat Negeriku. https://… |
Bagaimana Cara Mengutip Sumber dengan Banyak Penulis?
Cara mengutip sumber dengan banyak penulis dalam APA 7 ditentukan oleh jumlah total pengarang yang tercantum pada halaman sampul atau halaman judul dokumen sumber tersebut. Ketentuan ini membantu menjaga keringkasan naskah ilmiah tanpa menghilangkan kredibilitas penulis aslinya.
Untuk sumber yang memiliki satu atau dua penulis, sebutkan nama keduanya setiap kali melakukan pengutipan di dalam teks. Jika sumber memiliki tiga penulis atau lebih, Anda hanya perlu menuliskan nama penulis pertama diikuti singkatan et al. sejak pengutipan pertama kali dilakukan di dalam teks.
Dalam daftar pustaka, tuliskan nama lengkap hingga 20 penulis secara berurutan. Jika penulis berjumlah lebih dari 20 orang, tuliskan 19 nama pertama, bubuhkan tanda elipsis tiga titik, lalu cantumkan nama penulis terakhir sebelum tahun terbit.
Mengapa Tanda Baca Penting dalam Penulisan Daftar Pustaka?
Tanda baca sangat penting dalam penulisan daftar pustaka karena mesin pengecek otomatis dan dosen penguji menggunakan konsistensi titik, koma, serta huruf miring untuk mengidentifikasi elemen pustaka. Kesalahan kecil pada tanda baca dapat membuat sumber rujukan dianggap tidak valid.
Pastikan Anda menggunakan tanda titik setelah inisial nama penulis, setelah tahun terbit dalam tanda kurung, dan di akhir entri daftar pustaka. Sementara itu, gunakan tanda koma untuk memisahkan nama belakang penulis dengan inisial nama depannya, serta memisahkan antar-penulis dalam satu entri yang sama.
Judul artikel jurnal atau bab buku ditulis dengan huruf tegak biasa, sedangkan nama jurnal ilmiah dan judul buku ditulis menggunakan huruf miring. Perhatikan juga penggunaan tanda ampersand (&) untuk menggantikan kata ‘dan’ pada daftar pustaka yang memiliki lebih dari satu penulis.
Pertanyaan Umum
Bagaimana cara menulis daftar pustaka dari jurnal di APA 7?
Format penulisan daftar pustaka jurnal dalam APA 7 adalah Nama Belakang Penulis, Inisial Nama Depan. (Tahun Terbit). Judul artikel jurnal. Nama Jurnal dalam Huruf Miring, Volume(Nomor), halaman awal-halaman akhir. DOI atau URL aktif.
Apakah nama penerbit masih dicantumkan dalam daftar pustaka buku APA 7?
Ya, nama penerbit tetap dicantumkan dalam daftar pustaka buku pada gaya sitasi APA edisi 7, namun nama kota atau lokasi penerbit sudah resmi dihilangkan sepenuhnya.
Bagaimana menulis kutipan dari sumber tanpa tahun dalam APA 7?
Jika sumber tidak mencantumkan tahun terbit, tuliskan singkatan ‘t.t.’ untuk bahasa Indonesia atau ‘n.d.’ untuk bahasa Inggris di dalam tanda kurung tempat tahun biasanya diletakkan, misalnya (Prasetyo, t.t.).
Memahami aturan penulisan sitasi dan daftar pustaka secara mendalam sangat krusial agar karya ilmiah Anda terhindar dari masalah plagiasi serta memenuhi standar akademik perguruan tinggi di Indonesia. Apabila Anda membutuhkan pendampingan menyeluruh terkait penyusunan naskah, pengolahan data statistik, hingga layanan jasa proofreading jurnal, pastikan untuk berkonsultasi dengan tim ahli yang berpengalaman.